ESDM Anggarkan Rp1,947 Triliun Untuk Infrastruktur Migas

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menganggarkan Rp1,947 triliun untuk pembangunan infrastruktur minyak dan gas (migas) pada tahun 2016. Pemerintah pun memberikan kesempatan kepada semua pihak untuk turut serta berpartisipasi menjadi mitra Kementerian ESDM dalam pelaksanaan kegiatan berbagai proyek energi di beberapa lokasi.

Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, untuk tahun 2016, pihaknya akan mengelola anggaran dengan total mencapai Rp8,56 triliun. ” Dari total anggaran tersebut, sebanyak Rp4,53 triliun akan dialokasikan guna Belanja infrastuktur,” kata Sudirman, Minggu (8/11).

Sisanya, lanjut Sudirman, digunakan untuk rencana pembangunan infrastuktur KESDM dibidang Migas (Rp1,947 triliun), EBTKE (Rp1,813 triliun) dan bidang geologi air tanah (Rp99,08 miliar).

Sudirman juga mengungkapkan bahwa dalam satu tahun pembenahan sektor energi, kerja yang telah dilakukan Kementerian ESDM diantaranya pembenahan mekanisme pasokan BBM untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor, realokasi subsidi BBM untuk kepentingan pembangunan infrastruktur dan belanja pemerintah lainnya, penyederhanaan perijinan dengan memangkas 60 persen ijin.

Kemudian, penguatan Kepemimpinan dan SDM, termasuk Rekrutmen Pejabat secara terbuka dan rotasi secara transparan, menarik total Investasi USD20,87 Miliar untuk sektor ESDM, progres Listrik 35.000 MW yang terus bergerak maju, percepatan pengambilan keputusan sektor migas termasuk wilayah kerja baru 12 blok Migas dan pengambilalihan TPPI, mempertahankan Lifting Minyak pada tingkatan 783 ribu BPOD, dan mendorong beroperasinya 6 Smelter baru serta penandatanganan 10 Amandemen PKP2B.

“Kami mengundang semua pihak yang memenuhi kualifikasi untuk berpartisipasi menjadi mitra dalam pelaksanaan kegiatan tahun Anggaran 2016,” pungkasnya.

 

Penulis: Ismadi Amrin

Latest Article

Gagalnya Jokowi Menjadikan Laut sebagai Masa Depan Bangsa

0
Presiden Jokowi bolehlah sedikit berbangga dengan pencapaian pembangunan infrastrukturnya yang lumayan mentereng. Selama hampir 10 tahun kepemimpinannya, telah terbangun 1.885 km jalan tol, 32.000...

Sektor Perikanan Tangkap Perlu Dikelola Secara Multifungsi dan Berkelanjutan

0
YOGYAKARTA – Dalam pidato pengukuhan sebagai Guru Besar di Universitas Gadjah Mada (UGM) Kamis (28/12/2023), Profesor Suadi menyampaikan urgensi pengelolaan multifungsional sektor perikanan tangkap...

Kolaborasi DP World – Maspion Group Membangun Terminal Petikemas di Jatim

0
JAKARTA, NMN- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan dukungan terhadap kolaborasi yang akan terjadi antara perusahaan global swasta DP World Dubai dengan perusahaan swasta...

Kemenhub Mulai Lakukan Persiapan Uji Petik Kelaiklautan Kapal Penumpang Jelang Nataru

0
MAKASSAR, NMN - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, menekankan pentingnya transportasi laut sebagai pilihan utama masyarakat dalam perjalanan antar pulau selama periode Natal 2023 dan...

Pemerintah Indonesia Hadiri Sidang Sub-Committee on Carriage of Cargoes and Container ke-9 di London

0
LONDON, NMN - Pemerintah Indonesia telah menghadiri Sidang Sub-Committee on Carriage of Cargoes and Container (CCC) ke-9 yang berlangsung dari Rabu (20/9) hingga Kamis...

Related Articles